Strategi Belajar Mengajar


Strategi Belajar Mengajar adalah pola-pola umum kegiatan guru – anak didik dlm perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan mempelajari Strategi Belajar Mengajar berarti setiap guru  mulai memasuki suatu kegiatan yg bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dgn anak didik. Interaksi yg bernilai edukatif dikarenakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan, diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru dgn sadar merencanakan kegiatan pengajaran secara sistematis dgn memanfaatkan segala sesuatu guna kepentingan pembelajaran.Sehingga bahan pelajaran yg disampaikan guru dpt difahami dan diaplikasikan siswa dengan tuntas

Belajar Mengajar adalah suatu  kegiatan yang bernilai edukatif.

–  Nilai Edukatif mewarnai interaksi  yang terjadi antara pendidik dengan anak didik

–  Dikatakan bernilai edukatif karena kegiatan belajar mengajar dilakukan untuk mencapai tujuan yg sdh ditetapkan sebelumnya

Beberapa istilah

(1)pendekatan pembelajaran, (2) strategi pembelajaran, (3) metode pembelajaran; (4) teknik pembelajaran; (5) taktik pembelajaran; dan (6) model pembelajaran

    Pendekatan pembelajaran

Titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.

Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu:

(1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach)

dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).

Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran.

Newman dan Logan mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha, yaitu :

(-) Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus dicapai, dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya.

(-)Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran.

(-)Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran.

(-)Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha.

Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran, keempat unsur tersebut adalah:

(1) Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik.

(2) Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif.

(3) Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur, metode dan teknik pembelajaran.

(4) Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan.

• Kemp mengemukakan bahwa strategipembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

•J. R David, menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran.

• Dilihat dari strateginya, pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula, yaitu: (1) exposition-discovery learning dan (2) group-individual learning

• Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif

• Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.

• Dengan kata lain, strategi merupakan “a plan of operation achieving something” sedangkan metode adalah “a way in achieving something

•Jadi, metodepembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

•Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya:

(1) ceramah; (2) demonstrasi; (3) diskusi; (4) simulasi; (5) laboratorium; (6) pengalaman lapangan; (7) brainstorming;

(8) debat, (9) simposium, dan sebagainya.

Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. Dengan demikian, teknikpembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalkan, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas

• Sementara taktikpembelajaranmerupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual.

• Misalkan, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu.

Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran.

Jadi, model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Di luar istilah-istilah tersebut, dalam proses pembelajaran dikenal juga istilah desain pembelajaran.

Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umum aktivitas pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu.

Jika dianalogikan dengan pembuatan rumah, strategi membicarakan tentang berbagai kemungkinan tipe atau jenis rumah yang hendak dibangun (rumah joglo, rumah gadang, rumah modern, dan sebagainya), masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik.

Sedangkan desain adalah menetapkan cetak biru (blue print) rumah yang akan dibangun beserta bahan-bahan yang diperlukan dan urutan-urutan langkah konstruksinya, maupun kriteria penyelesaiannya, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap akhir, setelah ditetapkan tipe rumah yang akan dibangun.

Pengertian Strategi Belajar Mengajar

• Istilah Strategi pd mulanya digunakan di dunia   militer  = cara penggunaan seluruh kekuatan militer utk memenangkan suatu peperangan

• Seorang yg berperan sbg pengatur strategi utk memenangkan peperangan sblm melakukan suatu tindakan, ia akan mempertimbangkan:

– kuantitas dan kualitas personil

– mengumpulkan informasi kekuatan lawan

– menyusun tindakan yg hrs dilakukan

•  Dlm dunia pendidikan, Strategi diartikan sebagai

a plan method, or siries of activities designed to achieves a particular educational goal.

    Jd Strategi Pembelajaran =strategi perencanaan yg berisi tentang rangkaian kegiatan yg didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

•  Kemp mengemukakan bahwa strategipembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

•  J. R David, menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran

Jenis SBM

Ditinjau dari Isi/Bahan: 1) exposition/ expository 2) discovery

-Exposition; bahan pelajaran disajikan kpd siswa dlm bentuk jadi dan siswa dituntut utk menguasai bahan tersebut.

Pendidik Penyampai Informasi.

Discovery; bahan pelajaran ditemukan sendiri oleh siswa melalui berbagai aktivitas

Pendidik Fasilitator, Pembimbing.

Roy Killen menyebut exposition = direct instruction dan discovery = indirect instruction.

Ditinjau dari segi Siswa; 1) Strategi Belajar Individual, 2) Strategi Belajar Kelompok.

Contoh SBM Individual           Modul

Belajar Kelompok; Klasikal, Group.

Ditinjau dari Cara Penyajian

SBM Deduktif; Strategi pembelajaran mempelajari konsep-konsep terlebih dahulu, kemudian dicari kesimpulan dan ilustrasi. Atau dimulai dari yg abstrak dan umum, kemudian secara perlahan menuju hal yang kongkrit dan khusus.

SBM Induktif; Pembelajaran dimulai dari yg kongkrit dan khusus, kemudian baru mengarah ke yg umum dan abstrak.

SBM Menurut Wina Sanjaya

-Ekspositori

– Inkuiri

– Berbasis Masalah

– Peningkatan Kemampuan Berpikir

-Kooperatif

-Kontekstual (CTL)

-Afektif

(-)Strategi Inkuiri

Rangkaian Kegiatan Pembelajaran Yang Menekankan pada Proses Berpikir Kritis dan Analitis Untuk Menemukan Jawabannya

(-)Strategi Berbasis Masalah

Rangkaian Aktivitas Pembelajaran yang Menekankan kpd Proses Penyelesaian Masalah Yang Dihadapi Secara Ilmiah

(-)Strategi Peningkatan Berpikir Strategi Pembelajaran yang Bertujuan Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa, sehingga  dapat Mencari Dan Menemukan sendiri bahannya

Strategi Kooperatif

Rangkaian Kegiatan yang Dilakukan Siswa dlm Kelompok-Kelompok Tertentu utk Mencapai Tujuan

Pembelajaran yangTelah Dirumuskan

Strategi Kontekstual

Pembelajaran yg Menekankan Proses Keterlibatan Siswa Secara Penuh utk dapat Menemukan Materi sesuai Dengan Kehidupan Nyata

Strategi Afektif

Proses Pembelajaran yang Berorientasi pd Sikap & Nilai (Value) bukan Kognitif dan Psikomotorik

STRATEGI DASAR DLM BELAJAR  MENGAJAR

-Mengidentifikasi serta menetapkan spe-sifikasi & kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian siswa sbgmn diharapkan

-Memilih sistim pendekatan bljr mengajar ber-dsrkan aspirasi & pandangan hidup masyarkt

-Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yg dianggap paling tepat dan efektif shg dpt dijadikan pegangan oleh guru dlm menunaikan kegiatan mengajarnya

-Menetapkan norma dan batas minimal keberhslan/kriteria serta standar keberhslan shg dpt dijadikan pedoman gr dlm meng- evaluasi hsl KBM yg akan dijadikan umpan balik utk penyempurnaan

KLASIFIKASI DLM SBM DR GAGNE DAN BRIGGS

1. Pengaturan guru dan siswa

2. Struktur peristiwa belajar mengajar

3. Peranan guru-siswa di dlm mengolah pesan

4. Proses pengolahan pesan

5. Tujuan Belajar Mengajar

KLASIFIKASI DLM SBM DR BRUCE JOYCE &  MARSHA WEIL

1. Klasifikasi model Interaksi sosial

2. Klasifikasi model Pengolahan Informasi

3. Klasifikasi Model Personal Humanistik

4. Klasifikasi Model Modifikasi Tingkah laku

Pendekatan Individual:

Pendekatan Kelompok

Pendekatan Bervariasi

Pendekatan Edukatif

Pendekatan pengalaman

Pendekatan Pembiasaan

Pendekatan kebermaknaan

Pendekatan Rasional

Pendekatan Fungsional

Pendekatan Keagamaan

Pendekatan Emosional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: