Kebijakan Politik Pendidikan Islam


Politik memiliki peran-peran yang sangat signifikan terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia,  setiap perkembangan pendidikan diawasi oleh pemerintah daerah  yang diatur dalam pasal 59 ayat 1, berkenaan dengan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang dan  jenis pendidikan. Pada pasal tersebut pemda melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap satuan pendidikan. Beberapa sekolahan umum dan sekolahan berbasis islam telah diberikan Bantuan Operasional Sekolah atau yang disebut dengan BOS pada tahun 2009 kepada sekolah tingkat SD maupun SMP. Demikian juga dengan pendidikan pesantren dengan label pondok pesantren modern yang memiliki alumni di kursi jabatan elit politik kalangan atas, bantuan dari pemerintah untuk membangun gedung dan peralatan lainnya sangat mudah. Pengakuan dari masyarakatpun cukup baik terhadap pendidikan yang diajarkan oleh pondok pesantren yang dapat meluluskan alumninya menjadi orang-orang besar ditanah air.  Berbeda dengan pondok pesantren atau sekolah islam yang tidak memiliki hubungan antara pejabat-pejabat tinggi ditanah air. Jika ada salah satu pesantren atau sekolah islam yang tidak berkembang merupakan salah satu efek dari kebijakan politik pemerintahan.

Politik menjadi ujung tombak dalam perkembangan pendidikan di Indonesia, pada masa sebelum orde baru, banyak sekolah-sekolah yang berlabel islam atas perjuangan organisasi-organisasi sosial masyarakat, Misalnya seperti Nahdatul ulama yang memiliki lembaga pendidikan sekolah dasar Nahdatul ulama, Muhammadiyah yang memiliki lembaga pendidikan tingat SD sampai dengan perguruan tinggi dan beberapa organisasi politik lainnya yang mempunyai label islam. Politik bangsa ini telah merambah keberbagai bidang ditanah air salah satunya adalah bidang pendidikan islam melalui beberapa organisasi partai islam yang mengajarkan akan cinta tanah air dengan landasan sebuah hadist tentang negara. Hizbul wathon minal iman yang artinya memperjuangkan negara adalah bagian dari sebuah Iman, Jadi cinta tanah air dalam meperjuangkannya melawan penjajahan adalah sebagai dari iman.

Pancasila yang sebagai dasar negara Indonesia merupakan salah satu lambang kenegaraan yang sudah mempunyai aspek-aspek ketuhaanan terkhusus untuk pendidikan islam, Dimana pendidikan islam ini harus yakin dan percaya bahwa Tuhan itu Esa tidak ada tuhan selain Allah. Iman dan takwa memiliki unsur terpenting dalam tujuan pendidikan agama islam.

Dewasa ini sudah banyak kita lihat permasalahan terkait dengan penurunan moral bangsa yang terjadi pada masyarakat kita, baik terjadi kerusuhan tawuran antar pelajar dan kasus Amoral lainnya. Kasus demi kasus tidak dapat diatasi dengan kaca mata sebelah atau hanya sepihak saja, solusinya harus ada bimbingan dan pengarahan khusus baik disekolah atau di rumah untuk dibimbing menuju perbaikan afeksi bukan aspek kognitif saja, ranah pendidikan dan tujuan pendidikan yang sebenarnya adalah memanusiakan manusia dimana manusia harus memiliki kebaikan dalam melakukan semua hal pekerjaan terkait dengan iman dan takwa. Seorang akan menjadi baik jika mengerti dan paham dengan agama. Hal ini pendidikan Islam menjadi peran penting untuk merubah perilaku peserta didik melalui lembaga pendidikan pesantren yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunah untuk membentuk manusia yang berakal budi pekerti yang baik, karena lembaga ini selain mengajarkan aspek kognitif juga mendidik peserta didik untuk menjadi manusia yang bertakwa atau merambah pada aspek afektif dan psikomotorik.

dok p�_te��� �kolah islam yang tidak memiliki hubungan antara pejabat-pejabat tinggi ditanah air. Jika ada salah satu pesantren atau sekolah islam yang tidak berkembang merupakan salah satu efek dari kebijakan politik pemerintahan.

Politik menjadi ujung tombak dalam perkembangan pendidikan di Indonesia, pada masa sebelum orde baru, banyak sekolah-sekolah yang berlabel islam atas perjuangan organisasi-organisasi sosial masyarakat, Misalnya seperti Nahdatul ulama yang memiliki lembaga pendidikan sekolah dasar Nahdatul ulama, Muhammadiyah yang memiliki lembaga pendidikan tingat SD sampai dengan perguruan tinggi dan beberapa organisasi politik lainnya yang mempunyai label islam. Politik bangsa ini telah merambah keberbagai bidang ditanah air salah satunya adalah bidang pendidikan islam melalui beberapa organisasi partai islam yang mengajarkan akan cinta tanah air dengan landasan sebuah hadist tentang negara. Hizbul wathon minal iman yang artinya memperjuangkan negara adalah bagian dari sebuah Iman, Jadi cinta tanah air dalam meperjuangkannya melawan penjajahan adalah sebagai dari iman.

Pancasila yang sebagai dasar negara Indonesia merupakan salah satu lambang kenegaraan yang sudah mempunyai aspek-aspek ketuhaanan terkhusus untuk pendidikan islam, Dimana pendidikan islam ini harus yakin dan percaya bahwa Tuhan itu Esa tidak ada tuhan selain Allah. Iman dan takwa memiliki unsur terpenting dalam tujuan pendidikan agama islam.

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: