Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Siap PPDB Online

May 18, 2017

PPDB merupakan sebuah istilah umum yang digunakan untuk penerimaan calon peserta didik baru untuk jenjang tingkat sd, smp dan sma.

PPDB Online yang saat ini akan digelar oleh beberapa sekolah terutama untuk SMA, SMP, SD memudahkan kepada calon peserta terutama kepada orang tua wali siswa agar tidak kesulitan mendaftarkan anak didiknya.

Saat ini pendaftaran siswa baru online sudah banyak dilakukan oleh beberapa sekolahan yang berada di kota, terlebih bagi mereka yang tinggal di kota besar sudah tidak bersusah payah dalam mencari informasi yang sudah tersebar di dunia internet. Hal ini berbeda dengan daerah yang sulit dijangkau yang belum masuk internet sama sekali sehingga mereka hanya mampu mendaftarkan diri secara offline.

PPDB Online

Dalam hal ini, teknologi sudah membantu memudahkan setiap orang dalam akses informasi ataupun untuk keperluan lainnya. Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, sebuah teknologi memiliki andil dalam terciptanya tujuan dan perencanaan dalam sebuah lembaga pendidikan untuk kedepannya.

Salah satu program kerja, visi, misi sekolah adalah penerimaan siswa baru yang didasari oleh daya tambah minat walimurid untuk mendaftarkan anaknya di lingkungan belajar mengajar, sehingga mereka akan mengetahui sendiri mana kualitas dan mana kuantitas, jika sebuah lembaga memiliki kualitas output yang memadai dan dapat menjawab tantangan di masyarakat saat ini, tentunya penerimaan peserta didik yang dilaksanakan secara online akan secara terus menerus meningkat. PPDB Online ini bertujuan sebagai salah satu acara agar sekolah memilik database komputer secara online

Advertisements

Informasi Pendaftaran Penerimaan Polri 2015

April 6, 2015

Informasi Pendaftaran Penerimaan Polri 2015 kapan akan dimulai? Pembukaan pendaftaran yang konon kabaranya dibuka untuk pendaftaran bintara brigadir pada bulan maret ternyata harus menunggu pada bulan april, nanti jika seandainya bulan april tidak ada pembukaan pendaftaran polri akan mundur pada bulan mei atau juni atau mungkin mundur lagi pada bulan Juli.

Mari kita simak info selengkapnya dari Mabes Polri, karena semua pembukaan pendaftaran akan diinfoka secara resmidi Mabes Polri Sebagai salah Satu Info Pendaftaran Brigadir Polri  untuk tahun ajaran 2015 dan 2016. Bagi adik-adik yang belum ketrima pada tahun 2014 yang lalu dan telah mempersiapkan diri untuk mendaftar jangan lupa olahraga fisik dan jaga kesehatan dan jangan lupa untuk belajar serta berdo’a.

Dan jangan lupa untuk melengkapi semua persyaratan dan berkas-berkas yang akan di laporkan ketika tahap seleksi dokument dan berkasnya untuk pendaftaran awal melalui pendaftaran online polri namun dalam hal ini anda tetap mendaftar secara offline di Polda daerah anda untuk info selengkapnya terkait dengan pendaftaran polri.

Baca artikel terkait dengan Pendaftaran Polri

Pengertian Karakter dan Moral

December 4, 2013

Pendidikan karakter bukanlah salah satu hal yang baru, pendidikan karakter ini sudah tertuang dalam lambang negara Indonesia  yaitu tertuang pada Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Pendidikan karakter juga sejalan dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

Istilah pembentukan karakter ini identik dengan beberapa istilah seperti etika, akhlak, nilai yang berkaitan dengan kekuatan moral yang berkontoasi positif. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) merupakan Salah satu sifat yang dimiliki manusia dari sifat kejiwaan, budi pekerti, moral, berkonotasi positif bukan netral dan ini merpakan salah satu yang membedakan antara orang yang satu dengan orang lainnya. Karakter ini merupakan salah satu nilai-nilai yang baik yang akan diterapkan pada perilaku dan perbuatan manusia.

Berdasarkan pengertian pada program kementrian pendidikan nasioanal 2010-2014 bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan moral, pendidikan budi pekerti, pendidikan watak yang mempunyai tujuan dalam mengembangkan kemampuan peserta didik agar dapat menjadi orang yang baik dalam memberikan keputusan baik-buruk dan mewujudkan kehidupan yang baik dalam perilaku budi pekerti kehidupan sehari-hari

Dalam pengertian moral karakter diatas bahwa peserta didik dituntut untuk menjadi orang yang baik dan dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk  dan peserta didik juga harus diwajibkan melakukan perbuatan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

rtinya �ej�S��z�egara adalah bagian dari sebuah Iman, Jadi cinta tanah air dalam meperjuangkannya melawan penjajahan adalah sebagai dari iman.

Pancasila yang sebagai dasar negara Indonesia merupakan salah satu lambang kenegaraan yang sudah mempunyai aspek-aspek ketuhaanan terkhusus untuk pendidikan islam, Dimana pendidikan islam ini harus yakin dan percaya bahwa Tuhan itu Esa tidak ada tuhan selain Allah. Iman dan takwa memiliki unsur terpenting dalam tujuan pendidikan agama islam.

Pengaruh Pendidikan Islam Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

December 4, 2013

Pendidikan islam Indonesia dipengaruhi oleh beberapa organisasi politik islam di Indonesia yang awalnya berdiri adalah Sarikat Dagang Islam yang didirikan oleh Haji Samanhudi  yang dibentuk oleh kawan-kawan pedagang dari kota solo pada tanggal 16 oktober 1905 dan berubah menjadi Sarikat Islam pada tahun 1917, Pendidikan pada masa Sarikat dagang islam ini menggunakan politik devide et Impera dimana sistem pendidikannya diselenggarakan dengan membedakan kelas, apabila seorang anak cina dimasukkan pada sekolah kelas dua sedangkan anak priyayi masuk ke kelas tiga.  Pada tahun 1923 Sarekat islam diubah dan disempurnakan lagi menjadi Partai Sarikat Islam Indonesia atau disingkat dengan PSII  yang kemudian pada tahun 1940 terjadi perpecahan menjadi PSII biasa dan PSII kartosoewiryo.[1]

Sementara dari itu banyak berkembang beberapa organisasi- organisasi islam yang mempengaruhi pendidikan islam seperti partai islam Indonesia (PII), partai Islam Masyumi, Partai Muslim Indonesia, maupun bidang yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan seperti Al-Islah Wal-Irsyad atau dikenal dengan Al-Irsya, Persatuan Islam Persis, Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah.

Dari beberapa organisasi potik islam itu, lahir beberapa sekolah-sekolah islam pada tahun 1990 dan berkembang sangat pesat dalam usaha pergerakan kemerdekaan dan persatuan bangsa. Sekolah sekolah yang dimaksud adalah sebagai berikut:

– Sekolah-sekolah Serikat Islam

– Sekolah-sekolah Muhammadiyah

– Sumatera Tawalib di Padang Panjang

– Sekolah-sekolah Nahdhatul Ulama

– Sekolah-sekolah Persatuan Umat Islam (PUI)

– Sekolah-sekolah Al-Jami’atul Wasliyah

– Sekolah-sekolah Al-Irsyad

– Sekolah-sekolah Normal Islam

Sementara itu, lahir pendidikan islam yang berbasis pesantren yang merupakan  sebuah lembaga pendidikan khas miliki umat islam di Indonesia dalam mengemban dan menyiapkan generasi penerus sebagai misi dari tugas Khalifah Allah diatas muka bumi.

Sistem pendidikan islam bersistem pondok pesantren ini sudah berkembang sejak  zaman Hindhu-Budha yang dikenal dengan sebutan Ashram yang didalamnya para cantrik yang sekarang dikenal dengan sebutan santri dan para resi atau dikenal dengan sebutan guru. Sistem ini terus berlanjut ketika Indonesia memasuki zaman Islam. Sistem pondok pesantren yang dikembangkan oleh umat islam Indonesia telah banyak memberikan sumbangan bagi nusa dan bangsa dari sejak sebelum masa penjajahan Belanda hingga masa penjajahan belanda. Lewat lembaga pendidikan ini telah dilahirkan kader-kader umat dan bangsa, dimana pondok pesantren ini tercatat sebagai lembaga yang mempelopori menanamkan semangat nasionalisme dan patriot bangsa kepada tanah airnya.  Sistem Pondok Pesantren telah banyak berkembang di Indonesia hingga menjadi Pondok pesantren modern yang bukan hanya mengajarkan agama islam saja akan tetapi juga mengajarkan pendidikan islam dan pendidikan umum yang terkait dengan pendidikan karakter . Seorang santri bukan hanya bisa membaca al-Qur’an, mengkaji kitab, belajar fiqh dan ushul fiqh saja akan tetapi juga dapat mengoperasikan teknologi modern seperti komputer, mengenal pendidikan umum yang lebih luas yang disertai dengan lab fisika dan computer.[2]

Selain Itu Pesantren adalah salah satu lembaga yang merupakan bagian struktural internal pendidikan Islam di Indonesia yang diselenggarakan secara tradisional yang telah menjadikan Islam sebagai cara hidup. Sebagai bagian struktur internal pendidikan Islam Indonesia, pesantren mempunyai kekhasan, terutama dalam fungsinya sebagai institusi pendidikan, di samping sebagai lembaga dakwah, bimbingan kemasyarakatan, dan bahkan perjuangan bangsa Indonesia melawan kebodohan dan penjajahan di Indonesia.

Prof. Dr. Mukti Ali (1987) menyebutkan beberapa identifikasi terhadap pola dan system yang digunakan sebagai pendidikan Islam tradisional Pesantren sebagai berikut:

  • Adanya hubungan keakraban antara kyai dan santri
  • Tradisi ketundukan dan kepatuhan seorang santri terhadap kyai
  • Pola hidup sederhana (zuhud)
  • Kemandirian atau independensi
  • Displin yang ketat
  • Berani Menderita untuk mencapai tujuan
  • Kehidupan dengan tingkat religiusitas yang tinggi[3]

Dari identifikasi diataslah sistem pendidikan pesantren dapat diketahui  yang mempunyai keunikan khusus terhadap sistem pendidikan islam sekolah dan yang lainnya. Jika kita lihat dan dihubungkan dengan manajemen kultural maka  pendidikan pesantren ini merupakan salah satu basis, pusat pengembangan ajaran umat islam yang terkait dengan nilai, keyakinan dan budaya. Hubungan emosional  dan kedekatan antara kiayi dan santri inilah yang mendukung keberhasilan pendidikan sistem pesantren karena hubungan kyai dan santri layaknya hubungan ayah dan anak yang mempunyai keterlibatan emosional yang khusus disertai dengan sikap ketundukan santri kepada kyai.

Selain itu gaya kepemimpinan kyai ini juga dapat mempersatukan semua unsur watak santri yang berbeda-beda dari masing-masing daerah dan potensi yang dimiliki oleh seorang santri  yang bermanfaat bagi masyarakat publik.

Pengaruh pendidikan islam  terhadap kemerdekan dan persatuan bangsa ini merupakan usaha umat islam dalam mengembangkan peserta didik menjadi manusia suutuhnya, berakhlak mulia dan berbuat baik pada kehidupan sehari-hari dan memiliki rasa bertanggung jawab dan cinta tanah air seperti  yang terdapat pada lambang negara Indonesia baik dari pancasila dan undang-undang dasar 1945.


[1] Musthafa kamal pasha, dkk,2005. Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam. Hal 77-79

[2] Ibid hal 102

[3] Haedari, dkk. 2004. Masa Depan Pesantren…,hal. 14-15 atau lihat Mukti Ali. 1987. Beberapa Persoalan Agama Dewasa ini. Jakarta: Rajawali press., hal. 5

Pengertian Pendidikan Islam

December 4, 2013

Banyak ahli  yang menjabarkan pengertian pendidikan islam dan memahami pendidikan islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunah diantara pengertian tersebut adalah sebagai  salah satu alat untuk mencapai suatu tujuan yang bermanfaat bagi anak didik.  Diantara pemikir yang merumuskan arti pendidikan islam sebagai berikut ini:

Menurut Syah Muhammad A. Naquib Al-Attas, pendidikan Islam ialah usaha yang dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang benar dari segala sesuatu di dalam tatanan penciptaan. Sehingga, membimbing ke arah pengenalan dan pengakuan akan tempat Tuhan yang tepat di dalam tatanan wujud dan kepribadian.[1]

Sedangkan menurut M. Arifin, pendidikan Islam adalah system pendidikan yang dapat memberikan kemampuan seseorang untuk memimpin kehidupanya sesuai dengan cita-cita Islam, karena nilai-nilai Islam telah menjiwai dan mewarnai corak kepribadianya.   [2]

M. Yusuf Al-Qardhawi memberikan pengertian bahwa: “pendidikan Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya; akal dan hatinya; rohani dan jasmaninya; akhlak dan ketrampilanya. Karena itu, pendidikan Islam menyiapkan manusia untuk hidup, baik dalam keadaan damai maupun perang dan menyiapkanya untuk masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatanya, manis dan pahitnya[3]

Sementara itu, Hasan Langgulung merumuskan “pendidikan Islam sebagai suatu proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan memindahkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal didunia dan memetik hasilnya diakhirat[4]

Dari pengertian-pengertian diatas, dapat kita simpulkan bahwa pendidikan islam adalah adalah pendidikan manusia seutuhnya yang dilakukan oleh seorang guru kepada anak didik untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih baik. Dalam prakteknya, pendidikan Islam bukan hanya pemindahan pengetahuan kepada anak didik, namun perlu diintegrasikan antara tarbiyah, ta’lim dan ta’dib, sehingga dapatlah seseorang yang telah mendapatkan pendidikan Islam memiliki kepribadian muslim yang mengimplementasikan syari’at Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta hidup bahagia di dunia dan akhirat.

Tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan manusia yang lebih baik seperti tujuan hidup dari manusia. Sedangkan tujuan pendidikan islam adalah untuk menjadikan manusia yang bertakwa kepada Allah  SWT.


[1] Drs. H. Hamdani Ihsan dan Drs. H. A. Fuad Hasan, Filsafat Pendidikan Islam (Bandung: Pustaka Setia, 1998) h.16

[2] Op.Cit, M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, h.10

[3] Yusuf Al-Qardhawi, Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan Al-Banna, terj. Prof. H. Bustami A. Gani dan Drs.Zainal Abidin Ahmad (Jakarta: Bulan Bintang, 1980) h.157

[4] Hasan Langgulung, Beberapa pemikiran tentang pendidikan Islam (Bandung: Al-Ma’arif, 1980) h.94


%d bloggers like this: